Fenomena teknik grafting atau yang di Indonesia dikenal dengan istilah okulasi/sambung pucuk ini menjadi sangat populer karena efisiensinya dalam penggunaan lahan. Teknik ini dilakukan dengan cara menggabungkan batang bawah (rootstock) yang memiliki perakaran kuat dan tahan penyakit dengan batang atas (scion) dari varietas unggul yang memiliki buah berkualitas tinggi. Keajaiban dari metode ini adalah kemampuannya untuk menggabungkan beberapa jenis tanaman dalam satu famili ke dalam satu batang pokok yang sama. Hal inilah yang memicu diskusi viral di kalangan pecinta tanaman buah, di mana satu pohon mangga, misalnya, bisa menghasilkan buah mangga arumanis, mangga manalagi, dan mangga madu sekaligus.
Banyak orang bertanya-tanya, bagaimana mungkin satu pohon bisa mendukung kehidupan tiga varietas yang berbeda secara bersamaan tanpa saling mengganggu? Kuncinya terletak pada keselarasan kambium antara batang bawah dan batang atas. Saat kambium dari kedua bagian tersebut menyatu dengan sempurna, distribusi nutrisi dan air dari akar akan mengalir ke seluruh cabang secara merata. Dengan metode ini, pemilik lahan sempit di perkotaan tidak perlu menanam banyak pohon untuk menikmati berbagai jenis buah. Cukup dengan satu pohon induk yang sehat, Anda bisa mengoleksi berbagai varietas unggulan hanya dalam satu tempat, yang juga sekaligus menjadi estetika tersendiri bagi halaman rumah Anda.
Proses pengerjaan sambung pucuk ini memerlukan beberapa alat sederhana namun harus dalam keadaan steril, seperti pisau tajam atau silet, serta plastik pengikat khusus. Langkah pertama adalah memilih batang bawah yang sudah memiliki sistem perakaran yang mapan dan tahan terhadap serangan jamur tanah. Kemudian, pilihlah entres atau pucuk dari pohon lain yang sudah terbukti rajin berbuah. Ketepatan dalam memotong sudut batang sangat menentukan keberhasilan penyambungan. Jika rongga antara kedua batang tersebut tidak tertutup rapat, udara atau air bisa masuk dan menyebabkan pembusukan, yang merupakan penyebab utama kegagalan dalam proses ini.
Keuntungan lain dari teknik grafting ini selain bisa menghasilkan berbuah 3 jenis adalah mempercepat masa produktif tanaman. Tanaman yang ditanam dari biji biasanya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mulai berbunga dan berbuah. Namun, dengan mengambil pucuk dari pohon yang sudah dewasa dan menyambungkannya ke batang bawah yang kuat, tanaman baru tersebut akan mewarisi usia fisiologis dari pohon induknya. Artinya, dalam waktu yang jauh lebih singkat, Anda sudah bisa menikmati hasil panen sendiri. Inilah yang membuat teknik penyambungan menjadi metode favorit bagi para pelaku pembibitan komersial untuk memperbanyak tanaman secara cepat dan massal.